Pages

Monday, April 13, 2015

Not Even You

I though that you might be my band aid after he left. But you seems going to do a similar thing like him. You'll go with the other. And me... will be alone again.

Thursday, April 9, 2015

Jealousy

Yes, I'm jealous.

Horribly, terribly, extremely, super jealous.

To that new person in your world, to that new person who was able to enter your personality, to that person who proudly sabotaged your LINE with a huggy-missing Cony and Brown couple.

To her.

I don't like the way she snatch the whole of your time and attention which is USED to be mine. I don't like you joking arround her. I don't like to see her feeling comfort arround you.

That should be me who spending the whole day, not her!!!!!











Tapinya aku bisa apa. Aku mah apa atuh. Pacar bukan, temen ga akrab" juga, cuma kenalan yg baper aja sama care-nya kamu.


Sebutir nasi goreng udang yg nggak sempet kamu makan sedang bercerita,
Aku.


Saturday, March 14, 2015

That One Person

03.13.2015



It's gonna be another special day for me. It was the day when I finaly understand that there's always a rainbow after a hurricane. 
I thanked every new moment and new people that I met in this new place.

Initial J.

I thanked God that I met this buddy in a very exact time. This crazy little newbie big brother really gave me a little colour in my life with his warmth. 

I though that I just found my-long-lost brother. 

He joked me arround, told me his crazy imagination, experiences, and few crazy advices and the last thing he gave to me in that day...

He gave me tons of laughs.

I know maybe some of you will see this might be too agressive since I asked him to go out first. Not him. 

But I still couldn't believe that it would be so much easy. 

We hung up yesterday and we did soooo much fun. Spending more than 15 minutes only for determine what movie to be watched like a couple of freaks, ended up in Toy's Kingdom and remembering our childhood memories, spamming the 'American Snipper' like a movie pros, had dinner and talking randomly and our randomness kept going until he rode me back to my boarding house. And what's the good thing he was spoken to me? "Ahahaha... Kok kamu jadi ketawa-tawa terus?" since I told him that I need to relieved my heartbroken feeling after... my inspiration left with another chick *I'll write in another  post-if I have mood* 

No offense, but can I say he was just that cute?

He treated me very well, I thanked him about being a gentle man yesterday. He cheered me up in his own way, and the last thing that I would like to thank him was...

He brought my smile back.

Thank you for being a nice-newcomer in my life. It's super nice to know you. 

I'll see you soon, little big-bro! 

:)

Wednesday, March 11, 2015

Gone

Semuanya sudah berubah. Kamu tidak lagi menginspirasi hidupku karena kamu kini menginspirasi hidup orang lain. Hidupnya. Dia yang beruntung karena bisa memilikimu. 

Aku harus melepasmu. 

Selamat tinggal kamu yang selalu jauh dari hidupku. Terima kasih untuk kenangan yang pernah kita miliki. 

Tuesday, February 24, 2015

.

Coba dipikir dulu lah sebelum nyuru orang buat gini gitu. Katane ak harus ngontrol mood, nggak boleh semena-mena. Tapi kamu gimana?

Ngomongin attitude, tp attitude mu 0 gitu.

Jahat banget sih ak ngomongin km di belakang? Iya, ak ngomongin km di belakang sama blog, bukan sama temen.

Temen?

Temen itu saling memahami, bukan saling menginjak, berusaha menjatuhkan satu sama lain supaya nurut.

Tai lah koe. 

Monday, February 16, 2015

I Loaf U

I like your dimples. I like your smile. I like your sarcasm. I like your everything. 

I like you, initial R.

I like the way you talk, the way you eat, the way you express your feeling, the way you make me smile. I like the good ambience between us.

I like you, intial J.

Idk how to maintain this feeling but everytime I'm being arround with both of you, I'm alive.

:)

Saturday, February 14, 2015

Still You

Dulu katanya kalo ketemu lagi anggap aja nggak pernah kenal. Katanya pengen dilupain. Tapi kok setelah 2 minggu bersama, perasaan nyaman saat bersama itu ada lagi? Gimana, masih plin plan?
#sopojal 

Tentang dia yang kembali dan sekarang hubungannya menjadi lebih baik...

Makin kesini aku makin suka dengan apa yg ada di diri kamu. It feels like, kamu itu kompeten dengan jalan pikiranku. Kamu smart, nyambung kalo diajak ngomong bahasa inggris, seru, asik diajak frontal-frontalan, humoris, pokoknya perasaan saat bersama kamu itu seperti bertemu temen lama yang datang kembali.

I like being arround with you.

Tapi aku nggak berani menelusuri sampai mengakui apa yang lagi aku rasakan saat ini.

Dibalik semua kesempurnaan kamu, ada satu hal yang nggak bisa bikin kamu menjadi lebih baik dari *ehem* dia.

Kamu punya segalanya, tapi kamu nggak mau memanfaatkan skill yg kamu punya. Kamu susah untuk diajak maju. Kalo aku bilang, less-responsible.

Beda sama dia. Walopun dia nggak sepinter kamu, susah diajak ngomong pake bahasa inggris, dingin, dan kayak jelangkung (suka tiba-tiba datang dan pergi gitu aja), tapi ada satu hal yang selalu bikin aku kagum sama dia.

Effort.

Dia mau berusaha, belajar, dan selalu mengingatkan aku untuk berhenti mengeluh. Dia adalah seseorang yang selalu memotivasi aku untuk maju, menjadi lebih baik, dan berani untuk mencoba hal baru dengan semangatnya. Kadang, walopun lola, dia selalu menjadi seseorang yang tepat untuk dimintai solusi ketika aku bingung dalam menentukan pilihan (waktu milih tempat OJT)

Sayangnya, yang saat ini benar-benar ada dekat dengan aku itu kamu, bukan dia. Dan aku sedang berusaha keras untuk nggak membanding-bandingkan kamu dia karena di mataku cuma ada dia.

He stays behind me eyes.

Dan aku sadar, aku sudah gila. Aku berlebihan, karena aku sudah menetapkan pilihanku pada dia sejak dulu meski aku nggak tau, kapan aku dan dia bisa bersama.

*still pray for him*

Terimakasih untuk kamu yang sudah menemaniku selama ini dan beberapa bulan ke depan. Terimakasih karena sudah membuatku bisa tertawa lepas lagi. Terima kasih untuk warna baru yang kamu tuangkan ke dalam hidupku. Terimakasih sudah menjadi selingan yang menyenangkan diantara tekanan-tekanan yang semakin menghimpitku.

Terima kasih sudah membuatku melupakan sejenak tentang dia ketika bersamamu.

Dan untuk dia yang jauh disana...
Terima kasih karena sudah menjadi inspirasi dalam hidupku, dan terimakasih untuk selalu menjadi seseorang yang selalu ada dalam doaku...